Syair Para Pujangga Arab

Syair Para Pujangga Arab

Beberapa hari yang lalu seorang teman minta untuk dicarikan beberapa syair untuk dijadikan kaligrafi. Dan di bawah ini saya tuliskan semoga bisa bermanfaat untuk khalayak. dan mohon maaf bila terjemahannya kurang pas.

مَا كُلُّ مَا يَتَمَنَّى الْمَرْءُ يُدْرِكُهُ
تَجْرِي الرِّيَاحُ بِمَا لاَ تَشْتَهِي السُّفُنُ

Tidaklah setiap harapan (cita-cita) seseorang akan didapatkannya
Angin bertiup dengan tiupan yang tidak disukai perahu
[Abu Thayyib al-Mutanabbi (w.354 H)]

Maksudnya : cita-cita seseorang tidak mesti terwujud, sebagaimana angin yang bertiup ke arah yang tidak dikehendaki oleh perahu layar

مَنْ يَهُنْ يَسْهُلِ الْهَوَانُ عَلَيْهِ
مَا لِجُرْحٍ بِمَيِّتٍ إِيْلاَمُ

Barangsiapa yang merendah, maka akan mudah menanggung kehinaan
Luka bagi mayat tidak memberinya rasa sakit [Abu Thayyib al-Mutanabbi (w. 354 H)]

تَرْجُو النَّجَاةَ وَ لَمْ تَسْلُكْ مَسَالِكَهَا
إِنَّ السَّفِيْنَةَ لاَ تَجْرِي عَلَى الْيَبَسِ

Kau mengharapkan keselamatan, namun tak kau tempuh jalannya
Sesungguhnya perahu tidak dapat berlayar di atas daratan [Abul ‘Atahiyah (w. 211 H)]

نَقِّلْ فُؤَادَكَ حَيْثُ شِئْتَ مِنَ الْهَوَى
مَا الْحُبُّ إِلاَّ لِلْحَبِيْبِ الأَوَّلِ
كَمْ مَنْزِلٍ فِي الأَرْضِ يَأْلَفُهُ الْفَتَى
وَحَنِيْنُهُ أَبَدًا لأَِوَّلِ مَنْزِل

Palingkan hatimu terhadap kesenangan sesukamu
tidaklah cinta melainkan untuk kekasih pertama
berapa banyak rumah di bumi ini yang disukai pemuda
sedangkan kerinduannya tetap pada rumah pertama
[Abu Tamam (w. 231 H)]

يَنَالُ الْفَتَى مِنْ عَيْشِهِ وَ هُوَ جَاهِلُ
وَيُكْدِي الْفَتَى فِي دَهْرِهِ وَ هُوَ عَالِمُ
وَلَوْ كَانَتِ اْلأَرْزَاقُ تَجْرِي عَلَى الْحِجَا
هَلَكْنَ إِذَنْ مِنْ جَهْلِهِنَّ الْبَهَائِمُ

Seorang pemuda berhasil meraih kehidupannya padahal ia bodoh
Dan seorang pemuda miskin sepanjang hidupnya padahal dia pandai
Seandainya mengalirnya rezeki karena akal
Niscaya binatang ternak binasa karena kebodohannya
[Abu Tamam (w. 231 H)]

ditulis di maktabah al-Hidayah
oleh jundi abu nakhla

Sumber : http://www.jundi.co.cc/

About these ads

Perihal edywitanto
wira wiri mlaku bareng angin

One Response to Syair Para Pujangga Arab

  1. zubaidah mengatakan:

    Seandainya ku hidup di masa khalil gibran hmmm aku mau mendampingi hidupnya…

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 204 pengikut lainnya.