FATAMORGANA

fatamorgana

Setiap manusia pasti mempunyai keinginan baik keinginan yang di ucapkan secara explicit maupun keinginan yang tidak di ucapkan secara terang terangan yaitu implisit dan untuk mewujudkan keinginannya,  manusia harus melakukan  ativitas tanpa melakukan aktifitas bisa di artian hanya ber angan-angan dan dalam mewujudkan keinginan manusia mempunyai dua pilhan dalam mewujudkannya yaitu sesuai dengan aturan  atau melanggar aturan yang telah ditetapkan,

Apabila manusia melakukan aktivitas sesuai dengan aturan berarti dia berjalan ke arah wilayah positif tetapi jiika dalam melakukan aktivitas melanggar aturan berarti dia berjalan kearah wilayah negative. Dan kedua aktifitas tersebut pada hakikatnya sama, yaitu bergerak kearah wilayah positive membutuhkan  perhitungan , biaya , tenaga dan konsentrasi yang tinggi dan begitupun sebaliknya  bila manusia  bergerak kearah wilayah negativejuga maka  membutuhkan  perhitungan , biaya , tenaga dan konsentrasi yang tinggi pula dengan demikian penulis berkesimpulan bahwa  manusia bergerak kewilayah positive dan negative sama , yaitu sama sama memerlukan energy untuk mewujudkan keinginan.

Dalam berjuang untuk mewujudkan keinginan manusia pasti membicarakan hasil entah keberhasilannya mencapai seratus persen atau dibawah itu yang pasti setiap manusia akan membayangkan serta meikirkan hasil dari jerih payahnya tersebut dan yang perlu dipikirkan lebih dalam  …. apakah kesuksesan itu ? …. apakah kesuksesan adalah akhir dari perjuangan ? … jawabannya yaitu fatamorgana sebab kepuasan dalam mewujudkan keinginan waktunya hanya sebentar setelah itu manusia berjuang kembali untuk mewujudkan keinginan yang berikutnya dan berikutnya sampai nyawa berpisah dari badan.

Bahkan manusia sering melupakan bagaimana caranya dalam mewujudkan keinginan sedang menurut pemikiran penulis perjuangan untuk mencapai hasil lebih penting dari pada hasilnya itu sendiri sebab hasil dari keinginan kepuasannya hanyalah sebentar sedangkan cara untuk mewujudkan keinginan adalah kekal abadi

Cara mewujudkan keinginan adalah catatan sejarah dan catatan sejarah akan dipelajari serta dinilai oleh manusia serta tuhan yang menciptakannya

manusia di dalam perjalanan mewujudkan keinginannya sering tertipu oleh hawa nafsunya sendiri, mereka emosi dan selalu tergesa-gesa dalam mewujudkan keinginannya hingga tanpa sadar manusia sering melakukan cara-cara yang kuran baik dan kurang cantik sedang hasil dari perjuangan adalah hak prerogati  maha kuasa sedangkan manusia kewajibannya hanyalah berusaha saja.

Manusia di dalam mewujudkan keinginan sering lupa bahwa tanpa disadari mahluk yang ada disekeliling selalu mencatat atau menilai entah catatan itu berupa verbal maupun berupa non verbal yang dinamakan  symbol, mereka akan selalu  mencatat segala gerak gerik manusia lain dalam mewujudkan keinginannya. jika manusia memakai cara cara yang baik akan di catat dengan baik sebaliknya jka manusia memakai dengan cara yang kotor akan memperoleh nila yang kuran baik pula.

Manusia diciptakan oleh tuhan dengan maksud memelihara dunia dan berkembang biak dengan cara yang sudah ditentukan. dan kebanyakan dari manusia kurang memahami apa tujuan dirinya  diciptakan di dalam dunia fana ini sebab kurangnya ilmu pengetahuan yang dimiliki atau sebaliknya mereka sudah mempunyai pengetahuan tetapi kalah dengan kepentingan kepentingan yang bersifat sesaat pada akhirnya mereka tidak mengikuti ilmu yang sudah dipelajari sebaliknya menggunakan caranya sendiri tanpa memperhatikan sebab dan akibat dari akivitas dalam mewujudkan keinginannya.

Denagn banyaknya manusia dalam mewujudkan keinginan tanpa bimbingan dari tuhannya Maka tanpa disadari terciptalah banjir hampir merata di bumi. kerusakan ozon melanda  pada  langit , es dikutub utara meleleh diluar batas minimum, aborsi mulai menjadi tren yang dilegalkan dan masih banyak kerusakan dibumi ini yang di sebabkan oleh tangan manusia yang kurang memahami arti dari dirinya sendiri yang telah di ciptakan oleh yang maha kuasa.

Pepatah mengatakan “ selama hidup di dunia jadilah orang yang baik,”

Definisi baik menurut kamus bahasa Indonesia banyak, salah satunya adalah elok, patut, teratur, (apik, rapi, tidak ada celanya dan sebagainya): mujur, beruntung ( tentang nasib ) , menguntungkan ( tentang kedudukan ) dan sebagainya ; berguna dan manjur ( tentang obat ) dan sebagainya ; tidak jahat ( tentang kelakuan, budi pekerti, keturunan, dan sebagainya ), jujur, selamat ( tidak kurang suatu apapun juga ), selayaknya, sepatutnya dan masih banyak definisi yang berhubungan dengan kata baik kalau diurai pada lembaran lembaran kertas ini.

Definisi baik menurut  alquranul karim adalah surat alhasyr ayat 18 – 19

Al hasyr 18. Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok ; dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.

Al hasyr 19. Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada mereka sendiri. Mereka itulah orang-orang yang fasik.

Sebenarnya definisi kamus bahasa Indonesia dengan alquanul karim adalah sama yaitu yang di namakan baik adalah seseorang yang sudah memahami dirinya sendiri.

Seseorang yang baik adalah seseorang yang telah memahami dimana posisinya saat ini berada, kelemahan dan kelebihan, keinginan dan kemampuan, berbicara dan diam, mengisi dan mengeluarkan, bergerak dan menunggu, berpikir dan berperasaan, mengawali dan mengakhiri, asal dan tujuan dan masih banyak ungkapan yang yang harus dijelaskan mengenai definisi kata baik.

menurut pemikiran penulis  kertas yang berada di depan anda tidak akan cukup untuk menguraikan devinisi kata baik tapi semua uraian tersebut bisa di mapatkan dengan kata  seimbang

kesimpulan dari kata orang baik adalah orang yang sudah mampu menyeimbangkan dirinya dengan prinsip, diri, keinginan dan tindakannya dengan mahluq hidup dan benda mati yang berada dalam jangkauannya.

Dalam fase keseimbangan ini manusia bisa merasakan ekstasi atau suatu kebahagiaan yang absolut bukan lagi suatu kebahagiaan yang bersifat fatamorgana tetapi sayang manusia menuju atau mencapai tahapan seperti ini sangat sulit kadang mereka ditipu dengan wanita, harta, tahta atau nama besar, dan semua uraian diperjelas dengan  firman allah surat :

al hadid 20. Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah- megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat  ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.

Didalam menjalani kehidupan pada dunia ini, Kebanyakan manusia lupa kepada sesuatu yang pasti yaitu cepat atau lambat mereka akan mati  dan yang tersisa hanyalah  sejarah yaitu bagaimana dia menjalani hidup ini dan bagaiman tehnik dia dalam mengumpulakan harta atau meraih jabatan. kebanyakan mereka terlena oleh bujuk rayu setan yaitu mengumpulkan sesuatu benda dan meraih jabatan yang pada hakikatnya benda dan jabatan itu tidak akan pernah menjadi miliknya secara absolute

Benda dan jabatan itu akan ditinggalkan saat dirinya meninggal dunia dan semua hasil jarih payah nya selama hidup di dunia tidak akan pernah di bawah  kecuali catatan sejarah yang akan di pertanggung jawabkan saat dia menghadap kepada sang pencipta.

Yang maha kuasa menciptakan jagad raya ini tidak hampa tanpa suatu penghuni, didalamnya terdapat mahluq mahluq allah yang disebut langit dan bumi dan diantara langit dan bumi terdapat berbagai jenis mahluq lian yang kita namakan gunung, laut, angin,  matahari, bulan, bintang, hewan, tumbuhan, ,malaikat, jin, manusia, plankton, bakteri, virus  dan mahluq mahluq hidup lain yang sampai sekarang manusia belum mempunyai pengetahuan  dan  mahluq allah yang berada didalam, diantara maupun diatas bumi serta dibawah diantra dan diatas langit tidak terkecuali langit dan bumi itu sendiri semuanya tunduk patuh baik dengan perassan terpaksa maupun dengan persaan senang hati.

Khusus kepada Manusia dan jin mereka tidak sama dengan mahluq lain, meraka tidak statis ,mereka bebas menetukan suatu pilihan dan setiap pilihan akan menimbulkan resiko sendiri-sendiri yang kelak akan di pertanggung jawabkan dihadapannya, mereka bebas memilih dengan cara apa mereka mwujudkan hasrat dan dan keinginannya, tetapi disamping memberikan kebebasan itu Allah juga memberikan suatu pendapat atau aturan yang perlu ditaati oleh jin dan manusia agar jagad raya ini tidak punah atau terjadi hari kiamat,apabila jin dan khususnya manusia tidak mentaati peraturan maka setan dijadikan teman akrabnya ( manusia pasti menggunakan aturan dia sendiri )

dalam alquran yang maha kuasa dengan jelas memperingatkan kepada manusia agar tidak tertipu dan mengikuti langkah langkah syaitan sebab syitan adalah musuh dari pada manusia maka anggaplah ia sebagai musuh.

Mari kita selidiki sekilas pandang  Bagaimana keadilan yang maha kuasa dalam berinteraksi dengan mahluq yang telah ia ciptakan

kepada manusia mengingatkan :

Al baqarah 208. Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam secara keseluruhan, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.

Dan kepada syaitan yang menentangpun beliau memberi keleluasan untuk menggoda bahkan  diberinya jalan, bagaimana tehnik menjerumuskan manusia :

Al israa 64. Dan hasunglah siapa yang kamu sanggupi di antara mereka dengan ajakanmu, dan kerahkanlah terhadap mereka pasukan berkuda dan pasukanmu yang berjalan kaki dan berserikatlah dengan mereka pada harta dan anak-anak dan beri janjilah mereka. Dan tidak ada yang dijanjikan oleh syaitan kepada mereka melainkan tipuan belaka.

Dan mari kita selidiki selayang pandang sifat syaitan :

Al baqarah 268. Syaitan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir); sedang Allah menjadikan untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengatahui.

Al baqarah 169. Sesungguhnya syaitan itu hanya menyuruh kamu berbuat jahat dan keji, dan mengatakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui.

Al hasyr 16. (Bujukan orang-orang munafik itu adalah) seperti (bujukan) shaitan ketika dia berkata kepada manusia: “Kafirlah kamu”, maka tatkala manusia itu telah kafir, maka ia berkata: “Sesungguhnya aku berlepas diri dari kamu, karena sesungguhnya aku takut kepada Allah, Rabb semesta Alam.”

Al mujadilah19. Syaitan telah menguasai mereka lalu menjadikan mereka lupa mengingat Allah; mereka itulah golongan syaitan. Ketahuilah, bahwa sesungguhnya golongan syaitan itulah golongan yang merugi.

Inilah selayang pandang sifat sifat dari syaitan  mereka menipu, memberi janji kosong dan menakut takuti kemiskinan serta menyuruh kedalam perbuatan keji dan mungkar.dan kalau kita cermati lebih dalam apakah yang di sebut setan?

Setan adalah hasrat dan tindakan  manusia dan jin dalam mewujudkan  keinginannya yang tidak mengikuti peraturan yang telah di tetapkan oleh yang maha kuasa .

Sedangkan manusia dan jin yang dalam mewujudkan hasrat dan tindakannya  sesuai dengan peraturan  yang telah di tetapkan oleh yang maha kuasa disebut sebagai mahluq yang beriman atau mempercayai  (dapat dikatakan mahluq yang tunduk patuh serta mempergunakan  tehnik yang telah diajarkan oleh yang maha kuasa dalam menjalani kehidupan ini.)

Itulah sifat Allah yang didalam asmaul husnah dikatakan yang maha adil atau berimbang  dan Inilah inti sari dari ajaran agama islam : menyuruh manusia menuju kehidupan yang seimbang atau manusia diarahkan menuju kebahagiaan yang absolute bukan kebahagiaan yang bersifat fatamorgana atau semu seperti yang ter terah pada surat :

( an nuur ) ayat 39 Dan orang-orang kafir amal-amal mereka adalah laksana fatamorgana di tanah yang datar, yang disangka air oleh orang-orang yang dahaga, tetapi bila didatanginya air itu dia tidak mendapatinya sesuatu apapun. Dan didapatinya (ketetapan) Allah disisinya, lalu Allah memberikan kepadanya perhitungan amal-amal dengan cukup dan Allah adalah sangat cepat perhitungan-Nya

Akan tetapi  Allah  Adalah dzat yang maha pengasuh dan penyayang, setelah memberitahukan jalan yang lurus dengan jalan yang bengkok kepada mahluq yang bernama manusia dan jin , keputusan diserahkan kepada masing masing seperti yang ter terah pada surat:

At thaha 123. Allah berfirman: “Turunlah kamu berdua dari surga bersama-sama, sebagian kamu menjadi musuh bagi sebagian yang lain. Maka jika datang kepadamu petunjuk daripada-Ku, lalu barangsiapa yang mengikut petunjuk-Ku, ia tidak akan sesat dan tidak akan celaka.

At thaha 124. Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta.”

Apabila manusia mampu mengikuti perintah perintahNya dengan benar maka manusia di  dalam mengarungi kehidupan di dunia tidak akan pernah mempunyai perasaan takut kuatir dan duka cita sebab dalam mengarungi kehidupan ini dia sudah mampu menyeimbangkan dirinya dengan prinsip, diri keinginan dan tindakan dengan mahluq hidup yang berada dalam jangkauannya akan tetapi apabila manusia tidak mengikuti perintah perintahnya maka di dalam hatinya akan terselip perasaan yang tidak akan terpuaskan sebab segala yang di capai bersifat fatamorgana dan keinginan yang berada di dalam dada bergerak meminta untuk diwujudkan.

Mempelajari uraian diatas serta mempelajari perintah dan larangan  yang terterah pada pada kitab suci alquran ternyata yang maha kuasa adalah dzat yang maha demokratis akan tetapi bukan demokratis yang ke bablasan . yang maha kuasa menciptakan manusia dan setelah tercipta manusia tidak dibiarkan begitu saja tanpa arahan dan bimbingan untuk mencapai suatu kebahagiaan. Diamemberikan suatu aturan yang sangat bermanfaat untuk kepentingan manusia dan ayng di tempatinya itu sendiri akan tetapi apabila setelah diberi bimbingan dan arahan manusia tidak mengikutinya maka resiko ditanggung sendiri sendiri .

Dialah Allah tida tuhan selain Dia, dan  Dialah Dzat yang  maha pengasih dan penyayang.

Perihal edywitanto
wira wiri mlaku bareng angin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: