Anugerah Cinta

Anugerah Cinta

Bersamalah dikau tatkala Sang Maut merenggut umurmu.
Ya, bahkan bersama pula kalian, dalam ingatan sunyi Tuhan.
Namun biarkan ada ruang antara kebersamaan itu, tempat angin surga menari-nari di antaramu.
Berkasih-kasihanlah, namun jangan membelenggu cinta,
biarkan cinta itu bergetak senantiasa, bagaikan air hidup,
yang lincah mengalir antara pantai kedua jiwa.

Saling isilah piala minumanmu, tapi jangan minum dari satu piala.
Saling bagilah rotimu,
tapi jangan makan dan pinggan yang sama.
Bernyanyi dan menarilah bersama, dalam segala suka cita.
Hanya biarkanlah masing-masing menghayati ketunggalannya.

Tali rebana masing-masing punya hidup sendiri,
walau lagu yang sama sedang menggetarkannya.
Berikan hatimu, namun jangan saling menguasakannya,
sebab hanya Tangan Kehidupan yang akan mampu mencakupnya.
Tegaklah berjajar, namun jangan terlampau dekat
Bukankah tiang-tiang candi tidak dibangun terlalu rapat?
Dan pohon jati serta pohon cemara,
tiada tumbuh dalam bayangan satu dengan lainnya.

Kahlil Gibran

Perihal edywitanto
wira wiri mlaku bareng angin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: