Di ruang Gemahnya

Di ruang Gemahnya

Telah kurangkumkan rebah setiaku
pada setiap pilu dan rindu
melayang dan mengembang
ke hayat gemilang.

Sejak itu
tidak kukesal lagi
goda dan duga
di gerimis senja.

Telah kupahatkan lelah umurku
pada setiap kerikil dan debu
datang dan menghilang
ke hujung kenang.

Sesudah itu
tidak kukenal lagi
hampa dan derita
di guruh pagi.

Gerimis senja guruh pagi
adalah titipan maya
bakal kukongsikan hati
mengukir tadbir di ruang gemanya.

Dharmawijaya

Perihal edywitanto
wira wiri mlaku bareng angin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: