Meregang nyawa

mayat

Meregang nyawa

Setelah badan meregang nyawa

Kulihat badanmu terbujur kaku dalam keranda

Kupandang wajahmu putih bercahaya

Ku amati senyumanmu menyimpan  makna

seakan engkau mau bercerita

tentram dan damai dunia baru disana

disekelilingmu handai taulan diam terpanah

mereka berbicara dengan bahasa hatinya

me reka-reka gelap gulita lorong rahasia

sewindu telah berlalu

aku rindu ajakan sholatmu

aku rindu sikap dermawanmu

aku rindu andap asor dan sopan santunmu

Wahai jiwa yang tenang datanglah kehadirat Tuhanmu

dengan keadaan ridho dan diridhai

Edy, mlng 4 nov 2012

Iklan

Perihal edywitanto
wira wiri mlaku bareng angin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: