Arus lemah

Hukum alam bahwa Arus lemah mengikuti arus kuat

arusDi dunia ini tidak ada arus yang paling relevan sepanjang zaman dan paling absolut sampai segalanya musnah kecuali arus kuat yang bernama ketetapan Allah ( sunnatullah), contoh organ tubuh kita yang berupa darah jantung paru paru otak dan seluruh organ yang berada ditubuh kita ini semuanya mengikuti sunatullah

segala benda yang ada di jagad raya mulai yang tak terdeteksi oleh panca indra seperti proton dan electron sampai yang bisa dirasakan panca indra manusia seperti angin air gunung bumi bulan matahari sampai galaxi baik yang sudah di ketahui maupun yang belum diketahui manusia semuanya mengikuti arus kuat yang bernama ketetapan (sunnatullah) bahkan malaikatpun tunduk patuh mengikuti arus kuat tersebut

terkecuali jin dan manusia, yang maha kuasa memberi kebebasan berkehendak, kedua mahluk tersebut di persilahkan mengikuti arus yang bernama ketetapan, di perbolehkan mencipta arus sendiri atau di beri wewenang penuh untuk menentang arus kuat yang bernama ketetapan ( sunnatullah)

kita sebagai manusia akan terus mencari dan mencari apa itu suatu kebahagiaan hakiki melalui ilmu dan akal, diri kita tak pernah lelah berlari kesana kemari mencari identitas diri dengan mengekor agama budaya ekonomi atau politik orang tua, masyarakat mungkin juga tokoh yang di idolahkan, dengan kata lain arus lemah mengikuti arus kuat di sekelilingnya

setelah lelah berlari kesana kemari dan berpindah pindah dari arus satu kearah arus lain yang lebih kuat dari dirinya sendiri manusia tersebut akan memperoleh suatu identitas diri

manusia akan menggadaikan hawa nafsunya kepada sang idola hati yaitu mencipta arus sendiri, mengekor arus di luar ciptaan yang maha kuasa atau mengekor kepada arus ciptaan yang maha segala galanya, dari ketiga pilhan tersebut semuanya mengandung konsekuensi masing masing

jika manusia mengikuti arus ciptannya sendiri bisa di pastikan hidupnya tidak akan bisa tentram sebab arus ciptannya sendiri berubah ubah mengikuti situasi dan kondisi begitu juga jika manusia tersebut mengikuti arus di luar ciptaan yang maha berkehendak bisa dipastikan juga bahwa hidup manusia tersebut tidak akan bisa tentram dan bahagia sebab arus di luar ciptaanya ber ubah-ubah tergantung situasi dan kondisi pula.

Ternyata sumber ketentraman dan kebahagiaan hidup yaitu menggadaikan hawa nafsu kita kepada arus kuat yang bernama ( sunnatullah), arus tersebut tidak pernah berubah ubah menurut situasi dan kondisi dan arus tersebut sangat relevan mengikuti zaman seta sangat absolut sampai segala dihancurkan oleh sang pencipta.

Arus kuat yang berupa ketetapan ( sunnatullah) yang kita pilih sangat bersinergi dengan diri alam dan yang menciptakan jagad raya ini

edy malang21/03/17

Iklan

Perihal edywitanto
wira wiri mlaku bareng angin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: